Penelitian Teraneh Dapat Penghargaan

Darryl Gwynne Seekor kumbang Julodimorpha bakewelli mencoba kawin dengan botol yang ternyata dari hasil penelitian diangapnya sebagai betina yang seksi.

Sejumlah penelitian teraneh mendapat penghargaan pada ajang “Ig Nobel Prize” ke 21. Ig Nobel merupakan parodi dari penghargaan nobel yang diberikan rutin setiap tahun. Semua peraih “Ig Nobel Prize” ini mendapat piala yang diserahkan oleh peraih penghargaan nobel yang sebenarnya.

Penelitian aneh yang mendapat penghargaan antara lain “Tak Ada Bukti Fenomena Menguap yang Menular pada Kura-kura Berkaki Merah” dalam bidang fisiologi serta studi mengapa orang punya kebiasaan mendesah pada bidang psikologi.

Ada pula studi kasus mengapa orang pusing ketika melempar cakram dan tidak saat melempar palu” pada bidang fisika. Pada bidang matematika judul penelitian yang menang adalah penggunaan prediksi kiamat sepanjang sejarah agar orang berhati-hati dalam menghitung.

Pada bidang biologi, Professor Daryll Gwynne yang merupakan ahli ekologi perilaku memenangkan penghargaan dengan membuat penelitian mengapa ada kumbang jantan spesies Julodimorpha bakewelli “bunuh diri” karena lebih tertarik “mengawini” botol bir daripada kumbang betina.

“Saya merasa terhormat. Penghargaan ini membuat orang berpikir dan sedikit tertawa,” kata Gwynne. Ia memublikasikan hasil penelitian itu pada tahun 1983 dan mengaku telah lama menunggu kabar bahwa ia akan memenangkan penghargaan ini.

Gwynne mengaku melakukan penelitian ini secara tak sengaja. Ia melihat banyak kumbang jantan berkumpul di botol bir, mengabaikan kumbang betina dan akhirnya mati karena sinar matahari. Setelah diusut, ternyata botol bir mirip dengan kumbang betina yang seksi.

Yang perlu dipikirkan adalah, jika pengabaian terhadap betina ini berlanjut dalam skala lebih besar, maka bisa berpengaruh pada evolusi. Kedua, kenyataan ini menunjukkan bahwa pejantan dengan keinginannya untuk kawin ternyata memang jadi kalangan yang sering salah memilih.

Sementara, pada bidang kimia ada penelitian Mirjam Tuk dan Peter Synder dari Brown University, Rhode Island, AS. Dalam penelitian itu, Tuk melihat pengaruh kondisi tubuh yang sedang ingin kencing atau ke toilet pada cara pengambilan keputusan dan hasilnya.

“Ketika orang ada pada titik di mana mereka dalam keadaan ‘sakit’ yang tak tertahankan, rasanya seperti sedang mabuk. Kemampuan menampung informasi tidak berfungsi,” kata Synder seperti dikutip Daily Mail, Jumat (30/9/2011).

Meski merupakan parodi, penghargaan ini bukan berniat mencemooh. Tujuannya justru menjaring hasil-hasil penelitian aneh tapi nyata untuk membuat orang tertawa dan kemudian memikirkannya. Harapannya, minat terhadap sains, teknologi dan kesehatan meningkat dengan cara ini.

Sumber :
dailymail.co.uk

About merlung

sebuah kota kecamatan
This entry was posted in science n Tech. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s