Semut Lebih Efisien Daripada Google

Dalam hal memecahkan masalah dan memproses informasi

Semut

Semut (Mirror.co.uk)
 Google, perangkat lunak favorit banyak orang karena keakuratan mencari informasi, ternyata masih bisa dikalahkan oleh semut. Semut pekerja mampu memecahkan masalah dan memproses informasi lingkungannya.

Melansir The Week, Rabu 28 Mei 2014, ini berdasarkan studi yang diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the National Acedemy of Science yang menyatakan bahwa, semut pekerja berburu makanan dengan berjalan acak, namun ketika dilakukan secara bersama-sama berubah menjadi tertib.

Para peneliti yang melibatkan dua negara yakni Tiongkok dan Jerman ini menggunakan rumus matematika dalam meneliti semut tersebut. Dalam penelitian ini, ditemukanlah semut dapat mengorganisir diri mereka ketika memecahkan masalah dari bergerak secara acak menjadi lebih efisien.

Kurths mengatakan dalam perpindahan dari kekacauan menjadi tertib merupakan mekanisme yang cukup penting sehingga dirasa lebih akurat dari mesin pencari di internet.

“Serangga ini tanpa diragukan lagi lebih efisien daripada Google dalam memproses informasi tentang lingkungan mereka,” ucap Prof Jurgen Kurths dalam jurnal tersebut.

Lebih efisien karena semut tidak menggunakan strategi navigasi cerdas untuk berburu secara sendirian dan mengumpulkan makanan saat berkelompok.

Hal ini dapat dilihat saat semut membawa makanan kembali menempuh perjalanan ke tempat pengumpulan makanan dengan rute yang dapat menghemat waktu dan energi di koloni semut.

Perilaku Manusia

Penelitian ini dapat membantu para ahli untuk mengalisis bagaimana manusia berperilaku ketika memakai internet dan pada pengembangan sistem transportasi cerdas.

“Semut secara kolektif membentuk jaringan kompleks yang efisien. Ini sering kita temukan di banyak sistem alam dan sosial,” ujar Kurths, dikutip Daily Mail.

Laporan ini juga mengungkapkan semut individu yang berpengalaman ternyata berkontribusi mencari makanan secara berkelompok. Pada penelitian sebelumnya dijelaskan semut yang lebih tua lebih berkontribusi dalam mencari makanan.kmps

Posted in Aneka Ragam | Leave a comment

Rupanya Ada “Segitiga Bermuda Antariksa” di Atas Brasil

NASA Segitiga Bermuda Antariksa

 Ada sebuah wilayah di atas Brasil yang disebut “Segitiga Bermuda Antariksa”. Tak seperti Segitiga Bermuda di Bumi yang cuma mitos, wilayah itu benar-benar ada dan diakui oleh para ilmuwan.

Memantau wilayah tersebut, komputer di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) selalu mengalami crash, teleskop dan satelit mengalami malafungsi, serta astronot selalu melihat kilatan cahaya bila ISS melintas tepat di atasnya. Ada apa gerangan di wilayah itu?

Segitiga Bermuda Antariksa merupakan produk dari adanya Van Allen Radiation Belt, cincin partikel energetik yang mengelilingi Bumi dan bertahan karena adanya medan magnet Bumi. Van Allen Radiation Belt berada di ketinggian antara 1.000 hingga 6.000 km.

Segitiga Bermuda Antariksa eksis karena medan magnet Bumi tidak seragam. Ada wilayah-wilayah tertentu yang memiliki medan magnet rendah. Di wilayah itulah Segitiga Bermuda Antariksa ada. Di sana, radiasi Matahari mampu menembus Bumi lebih dekat.

Baru-baru ini, ilmuwan asal Italia berhasil melakukan penghitungan untuk menentukan lokasi Segitiga Bermuda Antariksa. Mereka menganalisis data rekaman satelit BeppoSAX yang secara rutin melewati bagian atas tersebut.

Ilmuwan menemukan, bagian bawah dari Segitiga Bermuda Antariksa memiliki radiasi lebih rendah. Selain itu, area Segitiga Bermuda Antariksa ternyata bisa berpindah. Setiap tahun, area bergeser 34 km ke arah Afrika. Tahun 2114, area ini diperkirakan ada di Namibia.

Hasil penelitian itu memberi gambaran tentang apa yang terjadi di medan magnet Bumi. Dengan memiliki pemahaman mendalam, ilmuwan dan astronot bisa mengelola perangkat sensitif yang ada di ISS.

Segitiga Bermuda Antariksa bukan sesuatu yang harus ditakuti. Tidak ada bencana yang bisa muncul akibat fenomena ini. Radiasi Matahari hingga ketinggian 200 km di atas permukaan Bumi punya rentang yang hampir sama.kmps

Posted in Misteri | Leave a comment

MISTERI TEKNOLOGI KUNO PERADABAN DUNIA YANG MENGAGUMKAN

Menurut pemahaman saat ini, waktu bergerak ke depan secara linear (garis lurus). Ia berawal sejak terjadi “Big Bang” yang menjadi sebab adanya alam dunia. Berdasarkan konsep ini, maka kehidupan bermula dari makhluk-makhluk hidup sederhana ber-sel satu yang muncul dari senyawa kimiawi awal (primordial chemical soup) unsur-unsur materi alam fana. Melalui proses evolusi selama jutaan tahun, makhluk-makhluk sederhana itu berubah menjadi beraneka jenis makhluk yang dikenal sekarang. Mengenai makhluk manusia, dikatakan ia berasal dari monyet yang berturut-turut ber-evolusi menjadi makhluk-makluk sebagaimana tercantum pada daftar dibawah ini. Jadi menurut pandangan saat ini, peradaban manusia baru mulai berkembang sejak 40.000 tahun yang lalu. Dikatakan bahwa sebelum masa itu tidak ada manusia beradab hidup di muka Bumi.

Berbagai jenis fossil makhluk hidup dan perkakas karya manusia berusia ratusan ribu dan bahkan jutaan tahun ditemukan dalam penggalian fossil diberbagai tempat di Bumi. Orang-orang modern pada jaman Kali Yuga amat bangga dengan pengetahuan material dan teknologi miliknya. Mereka tidak sadar bahwa pengetahuan materialnya amatlah terbatas dan teknologinya adalah jenis paling kasarpiramid 2

Menurut orang-orang Koptik Mesir, piramid adalah perwujudan pengetahuan tentang “kekuasaan Tuhan”. Ia dimaksudkan untuk bisa dibaca kelak oleh mereka yang mampu membacanya agar mereka mengetahui kehidupan manusia jaman purba. Berdasarkan naskah kuno yang ditemukan dalam piramid besar Cheops, dikatakan bahwa piramid itu dibangun “pada waktu gugusan bintang Lyra berada di rasi Cancer”.
Ini berarti, kata ahli sejarah Arab Abu Said El Balchi, piramid itu dibangun 73.300 ribu tahun yang lalu. Bagaimana piramid itu dibangun, bagaimana balok-balok batu besar yang beratnya 12-15 ton per batu itu diangkut, dipasang dan disusun secara rapi tanpa perekat semen, bagaimana batu-batu besar itu dipotong dari tebing-tebing bukit dan gunung, bagaimana orang-orang Mesir mampu mengerjakannya secara begitu halus dan artistik, indah dan menakjubkan,dan mengapa piramid itu dibangun di tengah padang pasir, semua pertanyaan ini tidak bisa dijawab secara memuaskan dengan tingkat pengetahuan dan teknologi jaman sekarang.
Masih banyak piramid lain di Mesir dan berbagai tempat lain di Bumi khususnya di Amerika Tengan dan Selatan. Para peneliti menemukan bahwa bangunan-bangunan purba ini memiliki konstruksi serupa antara satu dengan yang lain. Piramida yang terletak di Sakkara (30 km dari kota Cairo Mesir) bertingkat 6 (enam), tinggi 60 m dan dikelilingi tembok sepanjang 1,6 km dan tinggi 10 m. KOTA KUNO TIAHUANACO
Piramid ini serupa dengan yang ada di Tiahuanaco (Peru). Diperkirakan ada hubungan budaya antara Mesir dan Amerika dimasa lampau. Sebab nama asli Tiahuanaco adalah Chucura yang mirip dengan Sakkara.
Semua piramid itu dibangun di tempat-tempat tertentu yang (menurut pemikiran para akhli) terkait dengan hal-hal astronomik seperti posisi planet dan matahari serta bulan beserta orbitnya masing-masing, rasi bintang, bintang-bintang tertentu dan juga kekuatan alam seperti daya medan magnet, arus dan tekanan udara.

Menarik untuk direnungkan bahwa kemungkinan besar masih tersisa energi elektromagnetik yang melindungi piramid-piramid di Mesir.Para sarjana masih berusaha mengungkapkan rahasia ini, khususnya rahasia bilik-bilik piramid yang masih tertutup dan belum bisa dibuka.GAPURA MATAHARI

Di bekas reruntuhan kota kuno Tiahuanaco (kini masuk wilayah Peru dan Bolivia) banyak di-temukan sisa bangunan kuno, antara lain Gapura Matahari. Gapura ini terbuat dari satu balok batu karang utuh, tinggi 3 m, lebar 6 m, berat 10 ton dan di-perkirakan berusia ribuan tahun. Gapura ini dibuat begitu halus seperti kue lapis terpotong pisau. Di-bagian tengahnya terukir gambar deva Matahari yang dikelilingi dewa-dewa lain. Pada bekas reruntuhan kota ini juga ditemukan sisa-sisa benteng. Benteng Akapana di bagian tengah berukuran 200 m x 50 m yakni sebesar London Tower. Benteng Kalacasaye bagian luar berukuran 133 m x 150 m, seluas taman Leister. Tebal dinding benteng kira-kira 3 m, dibangun dengan balok-balok batu besar yang beratnya puluhan ton per batu dan disusun dengan sangat akhli hingga nampak halus mengagumkan.
Peninggalan lain adalah pipa-pipa batu (beton?) halus, patung-patung berwajah negro dan kaukasus, dsb. dan juga balok- balok batu besar bekas material bangunan yang masing – masing beratnya antara 20 – 25 ton. Kota Tiahuanaco adalah bagian dari peradaban suku Indian Inca yang terletak 4.000 m diatas permukaan laut.Lalu bagaimana batu-batu yang luar biasa berat dan besar itu di-angkut ke tempat yanga begitu tinggi? Dan bagaimana orang-orang Inca mampu membuat bangunan-bangunan hebat dan mentakjubkan seperti itu?PULAU PASKAH 2

Di pulau Paskah Pasific ditemukan patung-patung raksasa.Yang mengherankan adalah dimana dan bagaimana patung-patung ini yang beratnya berton-ton dibuat dan terus dibawa ke pulau terpencil ini?

 

PULAU PASKAH 1

LEMBAH BESOA

Di lembah Besoa dan Bada Sulawesi Tengah (Indonesia) juga ditemukan patung-patung batu besar yang asal-usulnya tidak jelas.

ElEnladrillado3

Pada tahun 1968 di lokasi kuno bernama El Euladrillado (Chili) yaitu suatu puncak bukit yang dikelilingi jurang dan ngarai nan curam, ditemukan bangunan ampiteater yang terbuat dari 233 batu besar persegi empat masing-masing beratnya 10 ton. EL ENLADRILLADO
Panjang ampiteater ini 3 km (ter-masuk jalan ke lokasi) dan lebarnya 0,8 km. Ditengah-tengahnya berdiri 3 tonggak batu masing-masing ber-diameter 1 – 1,5 m. Dua tonggak tepat menunjukkan arah utara-selatan bila matahari sedang bersinar diatasnya.SACSAYHUAMAN (PERU)

Di Sacsayhuaman (Peru) pada ketinggian 3.500- 3.800 m diatas permukaan laut, ditemukan kursi-kursi singgasana raksasa yang terpahat halus pada batu karang.Disana tebing karang dipotong (untuk membuat balok-balok batu segi empat) amat halus seperti memotong keju saja.

Tinggi batu karang segi empat yang terpotong 2,16 m dan lebar 3,40 m. Bila batu segi empat ini kembali dimasukkan ke tempat asalnya, ia nampak seperti garis saja. Bagaimana caranya orang Indian Inca memotong bagian belakang batu itu dari karang asalnya?

LEMBAH PALPA

Di lembah Palpa dekat kota kuno Nasca (Peru) ditemukan jalan/jalur/landasan aneh yang disebut jalur-jalur Nasca dan garis-garis geometriknya hanya bisa dikenali dari udara. Panjang jalur-jalur ini 60 km dan lebar 2 km. Kedua jalur ini dipisahkan oleh bukit-bukit tetapi dihubungkan oleh dua garis lurus paralel yang menerjang bukit dan jurang.LEMBAH PALPA2
Pada bagian-bagian tertentu dari jalur-jalur itu (ujung-ujungnya) terdapat sketsa gambar monyet (tinggi 60 m), juga gambar-gambar binatang (ukuran 80 – 250 m) dan gambar laba-laba (tinggi 46 m) yang semuanya hanya bisa dikenali dari udara.

Disebelah utara Nasca, diteluk Pisco pada satu tebing terpahat gambar Trisula (yang lebih mengarah ke langit dari pada ke laut). Tinggi tiang tengahnya 250 m dan lebar 2,8 m, dan ter-lihat jelas dari jarak puluhan km.

Para sarjana memberikan tafsiran yang berbeda-beda terhadap keberadaan jalan/jalur/landasan serta tanda Trisula itu yang merupakan sisa peradaban suku Indian Inca. Sketsa geometrik dan gambar-gambar super besar seperti itu terdapat pula di tempat-tempat lain di Amerika yaitu:

1. Gambar-gambar manusia amat besar di gurun Torapaca (Chili).

2. Gambar ber-wujud aneh suku Indian Navajo di California.

3. Gundukan-gundukan tanah tinggi berbentuk gajah dan ular di Wisconsin dan Ohio USA.

Pada tahun 1965 Juan Moricz menemukan terowongan bawah tanah yang membentang antara Equador dan Peru sepanjang ribuan km. Pada dindingnya terdapat lukisan dinosaurus yang (menurut para pakar Antropologi) dikatakan telah punah 135 jt tahun yang lalu. Terowongan ini berupa dua sistem goa yang saling berhubungan.

Dalam satu goa (terowongan) yang dimasuki oleh Moricz dan Daniken, terdapat satu kamar besar berisi perpustakaan berupa lembar-lembar logam dengan tulisan yang belum bisa dipahami sampai sekarang.Dikatakan bahwa dinding terowongan seperti beton tanpa sambungan dan tergosok halus.Teknik pembuatannya melampaui teknik jaman modern sekarang. Terowongan sepanjang kira-kira 1.350 km yang di-temukan oleh Peter Kolodino, mem-bentang dari Lima ke Cusco dan terus ke Bolivia. Terowongan ini begitu hebat dan megah dan di-perkirakan di-bangun dengan peralatan ultra-sonic. TEROWONGAN EQUADOR DAN PERU2
Dalam bukunya “Timeless Earth”, Kolodino berkata bahwa terowongan -terowongan serupa ditemukan hampir diseluruh bagian Bumi seperti di California, Hawaii, Asia, Eropah, Afrika dan Pasific. Terowongan antara Maroko dan Spanyol telah diselidiki sepenjang 45 km dan keadaannya mirip dengan terowongan di Amerika Selatan.

Menurut ceritra-ceritra kuno, ada terowongan dari (dekat) kota Rio di Brazil tembus ke Mexico. Dari Mongolia luar ke Afganistan dan Hindu Kush.Dari Kaukasus ke Georgia, Mongolia dalam, Cina dan Tibet. Diperkirakan terowongan-terowongan ini membentuk jaringan lorong bawah tanah untuk bepergian ke planet-planet lain. -piri_reis_map_interpretation

Disamping itu juga banyak ditemukan peta-peta kuno. Peta PIRI Reis ditemukan Di Istana Tokapu Istambul (Turki) tahun 1925.Dikatakan peta ini bagian dari peta yang lebih besar, berasal dari masa Raja Makedonia Iskandar Agung.Diperkirakan beliau memperolehnya dari Mesir.Usia peta lebih dari 10.000 tahun. Peta ini dipakai oleh Laksamana Turki PIRI Reis ketika mengepung kota Gibraltar tahun 1513. Peta ini memperlihatkan benua Amerika Selatan, pantai barat Afrika dan bagian utara benua Antartika. Para pakar peta yaitu Mallery, Walters dan Lineham kagum atas ketepatan ukuran peta tersebut. Sebab, bentuknya persis seperti peta foto satelit.

Mallery berkata, “Peta ini tidak mungkin dibuat dengan ketepatan yang begitu tinggi tanpa peng-inderaan dari udara”. Diperkirakan benua Antartika telah tertutup es selama lebih dari 6.000 tahun yang lalu.Ini berarti peta PIRI Reis dibuat sebelum ada catatan tentang sejarah manusia modern.Diperkirakan peta tsb.dibuat ketika peradaban Atlantean sedang berkembang. King Jaime World Chart 1502 adalah copy peta-peta kuno yang lebih tua.Ia memperlihatkan bahwa dimasa silam gurun sahara adalah daratan subur dengan banyak sungai dan danau indah, dan banyak kota-kota besar nan megah. PETA PERI REIS
Peta Buoche world 1737 adalah copy dari peta Yunani purba. Peta ini memperlihatkan benua Antartika tanpa tertutup es dan terdiri dari dua pulau besar yang di-pisahkan oleh lautan. Padahal menurut catatan sejarah modern, Antartika baru secara resmi ditemukan tahun 1820. Dan bahwa Antartika terdiri dari dua pulau besar baru diketahui tahun 1958 bertepatan dengan tahun Geofisika. Peta-peta kuno lainnya memperlihatkan glacier (sungai-sungai salju) pada akhir jaman es di beberapa wilayah Eropa, Inggris dan Irlandia.Juga diperlihatkan bahwa dahulu selat Bering adalah dataran rendah yang menghubungkan Siberia (Asia) dan Alaska (Amerika).

Peta-peta kuno tersebut diatas membuktikan adanya peradaban tinggi pada masa silam. Sebab, peta-peta itu memiliki koordinat-koordinat yang tepat dan pengetahuan tentang derajat bujur yang baru dikenal oleh manusia modern di abad ke 18. Fakta ini menunjukkan bahwa sekitar 8.000 – 10.000 tahun yang lalu manusia telah mengenal ilmu Trigometri Bumi dan telah memanfaatkan peralatan Geodetik yang mampu mengukur jarak secar tepat untuk membuat peta-peta itu.

Di Rio Bronco (Brazil) ditemukan bola batu penuh sketsa, gambar dan simbul matahari. Panjangnya 100 m dan tingginya 30 m. Di San Jose (Costa Rica) ditemukan bola batu berdiameter 2,16 m. Sedangkan di hutan-hutan belukar negeri ini ditemukan ratusan bola batu berdiameter 2 m. Yang terbesar beratnya 16 ton. KOTA ICA PERU

Di dekat kota Ica (Peru) ditemukan bola-bola batu halus ber-diameter rata-rata 40 cm dan dihias dengan beraneka-macam gambar yang memperlihatkan kegiatan penduduk Amerika Selatan di masa silam. Menurut sang pakar Dr Cabrera, batu-batu tersebut sudah ada disana sejak ribuan tahun yang lalu. Kegiatan-kegiatan yang tergambar adalah sebagai berikut;

Fosil bekas tapak sepatu ditemukan tahun 1968 di Antelope Spring Utah USA. Fosil ini diperkirakan berusia 540 juta tahun. Di gurun Gobi juga ditemukan bekas tapak sepatu (sandal?) dan diperkirakan berumur beberapa juta tahun. Di delta Utah USA ditemukan bekas telapak sandal yang telah membatu dan trilobite (kerang purba) tertempel padanya. Usianya diperkirakan 200 juta tahun. Di California ditemukan paku besi ter-tanam dalam satu gumpalan bijih besi, dan diperkirakan berumur jutaan tahun.

Pada tahun 1865 di pertambangan Abbey Nevada USA ditemukan dalam satu gumpalan bijih logam satu skrup besi sepanjang 2 inci (= 5 cm). Benda karya manusia ini telah ber-oksidasi (mengkarat dan hancur) tetapi dengan jelas meninggalkan bentuknya dalam gumpalan bijih logam itu. Fosil ini diperkirakan berusia jutaan tahun.

Di satu pertambangan di Peru ditemukan paku besi ter-benam dalam karang. Sebelum kedatangan orang-orang Spanyol ke Amerika, paku besi tidak dikenal. Fosil paku ini diperkirakan berusia jutaan tahun.

Di Desa Schondorf Austria di-temukan besi bentuk kubus (panjang dan lebar kurang dari 1 cm) di dalam gumpalan batu-bara yang pecah.Kubus ini beralur disekelilingnya dan tepi alurnya rata.Benda ini seolah – olah merupakan bagian dari peralatan mesin, dan diperkirakan ber-umur jutaan tahun.

Di Blue Lick Spring Kentucky USA ditemukan kerangka mostodon (gajah purba) dalam satu penggalian sedalam 4 m. Tetapi ketika dilakukan penggalian 1 m lebih dalam, ditemukan bantaran jalan yang terbuat dari potongan-potongan batu yang terpasang rapi. Diperkirakan bantaran jalan ini berusia jutaan tahun. Pada barisan-barisan karang yang ada di Amerika Utara dan Selatan ditemukan banyak petroglyph (pahatan/ukiran pada batu) yang memperlihatkan gambar-gambar dinosaurus. PETROGLYPH HAVASUPAI2
PETROGLYPH HAVASUPAI

Pada tahun 1924 Doheny Expedition menemukan petroglyph yang amat purba di Havasupai dekat Grand Canyon USA.Satu gambar memperlihatkan orang-orang menyerang mammoth (gajah purba). Gambar lain memperlihatkan seekor tyrennosaurus (kadal purba raksasa) sedang ber-diri bertumpu pada ekornya. Petroglyph-petroglyph yang ditemukan sepanjang sungai Amazon serta anak-anak sungainya, memperlihatkan gambar-gambar binatang purba khususnya stegosaurus. SUNGAI PALUXY

Tapak-tapak kaki dinosaurus ditemukan di dasar sungai Paluxy dekat Glen Rose Texas USA berdampingan dengan tapak-tapak kaki manusia. Pada tahun 1945 dekat desa Acambaro Mexico digali patung-patung berupa badak, onta, kuda, kera besar dan dinosaurus masa Mesozoic (200 juta tahun) dan juga sejenis dinosaurus yaitu brachiosaur. Dr Rex Gilroy, arkeologist Australia, Direktur Mt York National History Musem, menemukan tapak kaki membatu di pegunungan Victorian Australia. LUKISAN DI DINDING GOA TASSILI2

LUKISAN DI DINDING GOA TASSILI

Lukisan-lukisan di dinding goa Tassili Sahara dan Val Camonica, perhiasan emas dari satu kuburan di Columbia yang menyerupai pesawat terbang, perhiasan kuno suku Indian Inca dan kalender Venus suku Indian Maya, semua ini menunjukkan bahwa kehidupan beradab pernah ada di jaman purba. Observatorium di Chicen Amerika Tengah bertingkat tiga adalah sisa peninggalan peradaban suku Indian Maya. Ia dibangun dengan sangat sempurna dan masih bisa dimanfaatkan sampai sekarang setelah di renovasi. Pada dindingnya terlukis makhluk-makhluk manusia bersayap. Termasuk dalam peradaban suku Indian Maya ini adalah sistem kalender yang dapat diringkas sebagai berikut. KALENDER MAYA

KALENDER MAYA2

Berdasarkan penelitian para akhli astronomi, kalender Maya bisa dipakai sampai 64 juta tahun. Dan bahkan sekarang ia diperkirakan bisa dipakai sampai 400 juta tahun. Dekat (70 m dari) Observatorium itu terdapat satu sumur. Arkeolog Inggris menemukan banyak perhiasan emas dan juga kerangka anak-anak di dalam sumur itu. Di bekas-bekas kota yang berdekatan dengan Chicen yaitu Capan, Palenque dan Tikal ditemukan piramida-piramida besar yang dibangun dengan balok-balok batu besar seberat 10 ton per batu. Bangunan-bangunan indah ini kini hanya tinggal reruntuhan. TAMBANG BESI NGWENYA

Di Lesotho Afrika ditemukan tambang besi Ngwenya yang telah dikerjakan 43.000 tahun yang lalu. Benin adalah Negara kecil di Afrika Barat yang kaya uranium. Tahun 1974 para pakar pisika melakukan penelitian disana.Mereka menemukan bahwa uranium yang banyak ditemukan di Benin adalah sisa-sisa bahan bakar reaktor-reaktor nuklir raksasa yang beroperasi 500 juta tahun yang lalu. Pertambangan tembaga luas di utara Michigan telah ada sejak ribuan tahun yang lalu sebelum orang-orang Indian hidup disana.

Di Wattish Utah USA ketika digali terowongan tambang batu bara, terowongan baru ini bertemu dengan rangkaian terowongan kuno yang tidak diketahui siapa membuat dan berapa usianya.

DINDING (TEMBOK) KUIL HATHOR

Pada dinding (tembok) kuil Hathor di Dendera Mesir yang berusia ribuan tahun, terdapat ukiran yang dahulu disebut “benda ritual”. Tetapi dari penglihatan modern, benda-benda ini adalah bola-bola lampu listrik amat besar lengkap dengan kabel yang terjalin dan terhubungkan pada pusat tenaga (generator).
Adanya lampu-lampu listrik demikian diperkuat oleh fakta bahwa terowongan-terowongan dan lorong bawah tanah di Mesir yang berhiaskan lukisan dan ukira indah, tidak menunjukkan adanya tanda-tanda pemakaian lampu minyak atau obor sebagai sarana penerang pada langit-langit dan dinding terowongan. Arkeologis Jerman Wilhelm Koenig melakukan penggalian di satu lokasi berusia 2.000 tahun dekat Bagdad tidak lama sebelum perang dunia kedua pecah. Yang tergali adalah beberapa silinder aneh bergaris aspal dan tersimpan dalam guci-guci. Silinder-silinder itu dilengkapi dengan sumbat besi. Setelah diteliti ternyata silinder-silinder itu adalah baterai-baterai kering tanpa elektrolit. Kemudian baterai-baterai itu ber-fungsi kembali setelah dilengkapi dengan elektrolit terbuat dari tembaga. PEGUNUNGAN EL FUERTA (BOLIVIA)

Di pegunungan El Fuerta (Bolivia) terdapat celah- celah simetris mulai dari kaki Gunung sampai ke puncaknya.Celah-celah ini seperti jalur atau alur peluncuran. Di atas jalur-jalur ini pada dataran tinggi terdapat tangki-tangki batu berbagai ukuran, lingkaran batu, tempat pengeringan, segi-segi tiga menonjol dan menara-menara mini. Semua bentuk peninggalan ini dihubungkan satu dengan yang lain dengan sistem saluran misterius. derinkuyu4

Di Turki Tenggara terdapat peninggalan kota kuno bawah tanah bernama Derinkuyu. Diperkirakan kota purba ini pernah dihuni oleh 1,2 juta orang. Kota ini dilengkapi dengan ruang-ruang pertemuan, rumah-rumah tinggal beserta kamar-kamarnya, toko-toko serta gudang tempat menyimpan bahan makanan, loteng-loteng, sumur, kuburan, gudang senjata dan jalur-jalur untuk keluar kota. Seluruh ruang bawah tanah dilengkapi sistem ventilasi sempurna sehingga udara segar bisa keluar masuk secara bebas ke tiap sudut kota.
Sampai saat ini telah tergali 13 tingkat dibawah tanah. Setiap tingkat dihubungkan satu dengan yang lain dengan terusan berpintu batu-batu bundar besar yang bisa dikunci dari dalam tetapi tak bisa dibuka dari luar.
Di Turki Tenggara juga ditemukan bangunan mirip piramid yang disebu Nemrud Dag.Ia terbuat dari batu-batu pecah dan disusun mencapai ketinggian 2.150 m. Di lokasi ini terdapat pula sisa-sisa patung singa, rajawali, para deva Yunani purba dan patung lembu.

Dari makam Jenderal Chow yang hidup pada abad ke 3 M di temukan sabuk yang bahannya antara lain: 5% mangan, 10% kuningan dan 85% aluminium. Padahal aluminium baru ditemukan tahun 1875 oleh Orsted berupa bubuk, belum pemanfaatannya. Di Irak ditemukan lensa-lensa kristal yang menurut teknologi modern hanya bisa diproduksi dengan menggunakan kasumoxyd. MESIN HITUNG ASTRONOMI

Pada tahun 1900 ditemukan mesin hitung Astronomi mini di laut Antihythera oleh para penyelam Yunani.Benda ini diperkirakan dibuat pada tahun 82 M. Tiang Kutb Minar di New Delhi yang tingginya 71/2 m dan berat 6 ton dikatakan berasal dari abad ke 5 M. Tiang besi ini tidak pernah berkarat. Meskipun suku-suku bangsa kuno (diperkirakan) tidak mengenal telescop, namun mereka telah mengetahui:

1. Ke 2 (dua) bulan planet Mars dan jarak mereka ke planet tersebut.

2. Ke 7 (tujuh) satelit Saturnus.

3. Ke 4 (empat) bulan Yupiter, dan

4. Perputaran planet Venus ke belakang (yang oleh orang- orang Babilon disebut “tanduk”).

Suku-suku bangsa kuno itu juga telah mengenal konstelasi/rasi bintang seperti rasi Scorpio (yang hanya bisa dilihat dengan telescop amat kuat atau canggih). Sungguh mengherankan, peradaban suku-suku bangsa kuno (sebelum jaman keemasan Yunani Purba dan Romawi) telah begitu maju.Sebab mereka telah memiliki pengetahuan astronomi dan matematika tinggi, perhitungan waktu, ukuran Bumi dan pengetahuan tentang sistem tata surya.

Mereka telah memiliki semua pengetahuan tinggi itu jauh dimasa silam yang baru diketahui oleh manusia modern sekitar 1 – 2 abad terakhir ini.

Posted in Misteri | Leave a comment

P-8 Poseidon, Pesawat Anti-kapal Selam Tercanggih Pemburu Malaysia Airlines

navaair.navy.mil P-8 Poseiodn milik US Navy

 Selain pesawat AP-3C Orion milik Angkatan Udara Australia (RAAF), pesawat milik Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) P-8 Poseidon juga ikut serta dalam pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang sejak Sabtu (8/3/2014).

Diberitakan CNN, Minggu (23/3/2014), satu P-8 Poseidon terbang rendah melakukan penyelidikan ke area Samudra Hindia, di mana obyek berukuran 22,5 meter x 13,5 yang diduga merupakan puing MH370 seperti dicitrakan satelit China berada.

P-8 Poseidon merupakan pesawat anti-kapal selam paling baru dan canggih saat ini. Di US Navy, pesawat ini menggantikan pesawat P-3 Orion yang sudah digunakan sejak 1950-an. Seperti apa profil dan kecanggihan pesawat ini?

navaair.navy.mil Interior kokpit pesawat P-8 Posedion milik US Navy.

Dikutip dari situs Boeing dan Flightglobal, P-8 Poseidon adalah pesawat yang awalnya diproduksi khusus untuk US Navy oleh Boeing Defense, Space, and Security. Pesawat ini merupakan modifikasi dari pesawat untuk penerbangan sipil, Boeing 737-800ER.

Pesawat militer itu dikembangkan untuk beberapa tujuan utama, melakukan pemantauan dan penyerangan kapal selam maupun armada laut asing di permukaan, serta melakukan pemantauan, pengawasan, dan pengintaian untuk beragam tujuan.

Salah satu tujuan penggantian P-3 Orion dengan Boeing P-8 Poseidon sendiri adalah untuk mengurangi biaya misi serta perawatan. P-8 Poseidon dikatakan mampu membawa muatan lebih banyak, terbang di ketinggian lebih tinggi, serta menjangkau area lebih luas.

militaryparitet.com Bagian-bagian pesawat P-8 Poseidon

Beberapa perangkat canggih yang dimiliki pesawat sepanjang 39,47 meter ini adalah High Altitude Anti-Submarine Warfare Weapon Capability (HAAWC) serta AGM-88 Harpoon Anti-Ship Missile.

P-8 Poseidon juga memiliki sensor hidrokarbon yang digunakan untuk mendeteksi uap bahan bakar kapal selam. Bisa membawa 9 awak di kabinnya, P-8 Poseidon mampu menjalankan misi selama 6 jam untuk rentang wilayah 1.100 km dan 4 jam untuk rentang wilayah 2.000 km.

Meski lebih maju, P-8 Poseidon tetap membawa perangkat mumpuni yang sudah dimiliki P-3 Orion yang diproduksi Lockheed Martin, yaitu Magnetic Anomali Radar (MAD), perangkat yang berfungsi mendeteksi benda logam besar di kedalaman lautan, misalnya kapal selam.

P-3 Poseidon terbang perdana dalam sebuah tes pada 25 April 2009. Penerbangan untuk tujuan tes kemampuan selanjutnya dilakukan pada Agustus 2010. Produksi massal dalam jumlah terbatas sendiri dimulai sejak 4 Maret 2012. Hingga Juli 2013, sudah ada 15 unit pesawat yang dibuat.

Sampai saat ini, sudah ada beberapa tipe pesawat. P-8 Poseidon yang dikembangkan untuk US Navy dinamai P-8A. Militer India memesan pesawat P-8I Neptune. RAAF juga memesan 8 pesawat tipe P-8A. Sementara Angkatan Udara AS memesan P-8 AGS untuk melakukan pemantauan daratan.

key.aero Petugas melakukan instalasi radar AN/APY-10 produksi Raytheon Co pada hidung pesawat P-8 Poseidon

Dalam pencarian MH370, seperti dikutip IBTimes, Selasa (18/3/2014), perangkat yang sangat berguna adalah AN/APY-10 Radar yang dibuat Raytheon Co. Radar yang ada di hidung pesawat ini mampu mendeteksi debris logam bahkan di tengah gelombang tinggi.

Pada Januari 2014, laporan Bloomberg yang mengutip sumber di Pentagon, Michael Gilmore, menyatakan bahwa pesawat dengan harga per unit sekitar 201,4 juta dollar AS (menurut laporan US Government Accountability Office pada Maret 2013) ini kurang efektif dalam pengawasan dan pengintaian kapal selam dalam area yang luas.

Boeing menanggapi laporan itu dengan menyatakan bahwa pihaknya akan bekerja keras memenuhi permintaan militer. Namun, Boeing menyatakan bahwa pada dasarnya radar dan perangkat lain P-8 Poseidon sudah mumpuni, mengalahkan P-3 Orion.

Terkait laporan tersebut, US Navy sendiri belum mengubah rencananya untuk mengaplikasikan 117 P-8 Poseidon pada tahun 2019. Program mengganti P-3 Orion dengan P-8 Poseidon sendiri telah menelan dana lebih dari 30 miliar dollar AS.kmps

Posted in Golden Books | Leave a comment

Patung Firaun di Luxor Bertambah

KHALED DESOUKI / AFP Dua potongan patung yang ditemukan bersama dua patung

Arkeolog, Minggu (23/3/2014), mengungkap dua lagi patung kolosal Firaun Amenhotep III di kota kuil Mesir, Luxor. Kedua monolit kuarsit merah, menurut para arkeolog dari Eropa dan Mesir, berada di situs asli di kuil tempat sang raja dikuburkan, di tepi barat Sungai Nil.
Selama ini kuil Memnon Colossi yang berusia 3.400 tahun itu sudah terkenal dengan keberadaan patung kembar Amenhotep III, yang menurut para arkeolog merupakan puncak dari politik dan budaya peradaban Mesir kuno.

“Dunia tahu soal dua Memnon Colossi, tetapi hari ini dunia tahu ada empat colossi dari Amenhotep III,” kata arkeolog keturunan Jerman-Armenia Hourig Sourrouzian, pemimpin proyek candi Amenhotep III.

Dua patung yang sudah lebih dulu terkenal di dunia menunjukkan posisi Firaun duduk. Dua patung yang baru terungkap belakangan tersebut tak berposisi duduk dan telah berabad-abad rusak parah.

“Patung-patung rusak selama berabad-abad oleh penyebab alam, seperti gempa, air irigasi, perambahan, dan perusakan,” kata Sourrouzian. Salah satu patung “baru” itu—berbobot sekitar 250 ton—menggambarkan Firaun duduk dengan bertumpu pada lututnya.

Patung ini memiliki tinggi 11,5 meter, dengan sebuah landasan setinggi 1,5 meter dan lebar 3,5 meter. Bila mahkota yang hilang ditambahkan di patung ini, maka tingginya akan mencapai 13,5 meter dengan berat 450 ton.

Pada patung ini, Raja Mesir digambarkan mengenakan semacam rok berlipit khas kerajaan, dengan sabuk besar di pinggang yang berhiasan garis zig-zag. Di kaki kanan patung, berdiri sosok hampir lengkap istri Amenhotep III, Tiye.

Tiye mengenakan wig besar dan gaun panjang ketat. Satu patung lagi seharusnya ada di kaki kiri Amenhotep III, yaitu ibunya, ibu ratu Mutemya. Patung takhta ini dihiasi adegan-adegan dari masa lalu Mesir, memperlihatkan penyatuan daerah hulu dan hilir Mesir.

Patung “baru” kedua memperlihatkan posisi Amenhotep III berdiri di gerbang utama kuil. Tim arkeolog juga memperlihatkan beberapa potongan patung kuno lain. Menurut mereka, potongan-potongan tersebut menggambarkan para penguasa kuno dan kerabatnya.

Salah satu potongan patung tersebut merupakan sebuah alabaster kepala yang terawat baik dari patung lain Amenhotep III. “Bagian ini unik, sangat jarang, karena tidak ada banyak patung alabaster di dunia,” kata Sourouzian kepada AFP.

Potongan patung kepala yang ditunjukkan secara singkat kepada beberapa wartawan juga telah melewati berabad-abad kerusakan. Di dekat lokasi kepala itu, ada pula patung Putri Iset, putri Amenhotep III.

Sourouzian mengatakan, tujuan timnya adalah melestarikan monumen dan kuil ini. Dia mengatakan, peninggalan purbakala tersebut menderita karena alam dan manusia.

“Setiap reruntuhan, setiap monumen, punya hak diperlakukan dengan sopan,” kata Sourouzian. Ide besar timnya, ujar dia, adalah menghentikan pembongkaran monumen dan menjaga situsnya.

Menurut Sourouzian, pekerjaan seperti yang dilakukannya hanya butuh pendanaan internasional yang stabil. Dia pun mengatakan, pekerjaannya sekarang ini dibiayai sumbangan pribadi internasional.

Amenhotep III adalah penguasa kerajaan yang membentang dari Sungai Efrat hingga ke Sudan. Para arkeolog menambahkan bahwa kekuasaannya di Mesir bertahan lama karena kemampuan diplomasinya. Penguasa menjadi raja pada usia sekitar 12, dengan ibunya sebagai bupati.

Amenhotep III meninggal pada sekitar 1354 SM dan digantikan oleh putranya, Amenhotep IV, secara luas dikenal sebagai Akhenaten.

Luxor, sebuah kota berpopulasi sekitar 500.000 orang di tepi Sungai Nil di Mesir selatan, adalah sebuah museum udara terbuka kuil rumit dan makam Firaun.kmps-afp

Posted in sejarah | Leave a comment

Di Bawah Bumi Kaya Berlian Setara Volume Air Laut Dunia?

 berlian, bawah bumi
Ilmuwan dari University of Alberta yang dipimpin oleh Graham Pearson, telah menemukan sampel air yang kaya mineral berharga, membuktikan volume air jauh di bawah bumi. Sampel mineral ini disebut Ringwoodite yang mengandung air, menegaskan teori ilmiah tentang volume air yang terperangkap 410 hingga 700 kilometer di bawah bumi, tepatnya diantara mantel atas dan bawah.
Penelitian ini merupakan kolaborasi internasional dengan beberapa ilmuwan terkenal diberbagai bidang, termasuk Geoscience Institute di Goethe University, University of Padova, Durham University, University of Vienna, Trigon GeoServices dan Ghent University.
Sampel ini jelas membuktikan bahwa ada titik air lokal di bawah bumi, zona transisi mungkin memiliki air yang jumlahnya mungkin sama dengan volume air lautan di seluruh dunia. Analisis yang diungkap Pearson di publikasikan dalam jurnal Nature, 13 Maret 2014.

Volume Air Setara Lautan Di Bawah Bumi Kandung Ringwoodite

Ringwoodite merupakan bentuk lain dari mineral peridot yang diyakini jumlahnya sangat besar dibawah tekanan tinggi zona transisi. Ringwoodite telah ditemukan pada sampel meteorit, tapi sampai saat ini tidak satupun sampel teresterial bisa diperoleh karena ilmuwan belum mampu mencapai kedalaman ektrim ratusan kilometer.
Sampel yang ditemukan pada tahun 2008 di Juina of Mato Grosso – Brasil, pada saat itu penambang menggali berlian di sungai dangkal. Berlian dibawa ke permukaan bumi melalui batuan vulkanik Kimberlite, dikenal sebagai batuan yang paling mendalam.
Menurut Pearson, penemuan mineral berharga merupakan suatu kebetulan dimana tim mencari mineral lain ketika membeli berlian cokelat (kotor) sebesar tiga milimeter. Ringwoodite tidak terlihat dengan mata telanjang, mineral berlian terkubur di bawah bumi, jadi pembelian berlian justru menguntungkan Pearson dan timnya.
Sampel berlian itu menjalani serangkaian tes dan analisis menggunakan spektroskopi inframerah dan difraksi sinar-X, sebelum pada akhirnya ditetapkan sebagai mineral Ringwoodite. Pengukuran air diuji pada Pearson’s Arctic Resources Geochemistry Laboratory, salah satu laboratorium berlian terkenal Canadian Centre For Isotopic Microanalysis.

Yang paling menarik, menurut Pearson bahwa Bumi merupakan suatu planet dinamis dimana bagian dalamnya terdapat air yang jumlahnya setara dengan air lautan seluruh dunia.

Bagi Pearson, penelitian ini merupakan salah satu studi mendalam tentang batu berlian. Selama 50 tahun terakhir berbagai ilmuwan geofisika dan seismolog mencoba memahami bentuk interior bumi. Banyak ilmuwan beranggapan beda tentang komposisi zona transisi, apakah benar di bawah bumi dipenuhi air atau kering. Adanya air dibawah kerak bumi memiliki implikasi lain studi vulkanisme dan lempeng tektonik.

Referensi

Rare mineral points to vast ‘oceans’ beneath the Earth, 12 March 2014, by University of Alberta. Journal Ref: Hydrous mantle transition zone indicated by ringwoodite included within diamond. Nature, 2014.
Posted in Aneka Ragam | Leave a comment

Ditemukan, Bintang 1.300 Lebih Besar dari Matahari

HR 5171 A, bintang yang berukuran 1.300 lebih besar dari matahari

HR 5171 A, bintang yang berukuran 1.300 lebih besar dari matahari (dailymail.co.uk)
  Sejumlah ilmuwan di Very Large Telescope European Southern Observatory, Chile, menemukan bintang langka di antariksa.

Objek antariksa itu berupa bintang kuning raksasa yang ukurannya 1.300 kali lebih besar dari ukuran Matahari. Bintang yang dinamai HR 5171 A itu disebutkan merupakan salah satu dari 10 bintang terbesar yang pernah ditemukan manusia.

Temuan ini dipandang sangat istimewa sepanjang pengamatan bintang selama lebih dari 60 tahun.

“Pengamatan baru itu menunjukkan bintang ini memiliki pendamping biner yang sangat dekat,” ujar Oliver Chesneau, yang memimpin penelitian ini, dilansir Daily Mail, Kamis 13 Maret 2014.

Saking dekatnya, Chesneau mengatakan, dua bintang raksasa kuning yang ditemukan mirip bentuk kacang raksasa.

Hasil pengamatan ini lantas mendorong tim peneliti untuk menyelidiki hasil pengamatan bintang selama 60 tahun sebelumnya. Tujuannya ingin melihat perilaku bintang langka di masa lalu.

Bintang raksasa kuning ini melengkapi jajaran bintang raksasa lain yang sebelumnya sudah ada, misalnya Rho Cassiopeiae, bintang raksasa yang cukup populer.

Bintang kuning raksasa merupakan salah satu bintang terbesar, paling terang, tidak stabil, dan cepat berubah. Mengingat ketidakstabilan itu, bintang kuning ini mengusir materi keluar, membentuk atmosfer yang luas di sekitar bintang.

Saking besarnya bintang ini, kita yang berada di Bumi dapat secara jelas melihat bintang dengan mata telanjang, meski jaraknya hampir 12 ribu tahun cahaya.

Untuk dapat melihat bintang kuning raksasa ini, peneliti menggunakan teknik interferometri yang menggabungkan kumpulan cahaya dari berbagai teleskop individu, yang secara efektif menciptakan sebuah teleksop raksasa hingga 140 meter.

Dengan menganalisis data kecerahan berbagai bintang dari pengamatan observatorium lain, peneliti dapat mengonfirmasi objek yang menjadi sistem pendamping biner.

Bintang pendamping ini mengorbit HR 5171 A setiap 1.300 hari. Suhu permukaan bintang pendamping diketahui lebih panas dari HR 5171 A. Sementara suhu permukaan HR 5171 A diperkirakan mencapai 5.000 derajat Celcius.

“Bintang pendamping yang kami temukan sangat penting karena punya pengaruh pada nasib HR 5171 A, dalam hal misalnya menanggalkan lapisan luar dan memodifikasi evolusinya,” ujar dia.

Posted in Golden Books | Leave a comment